Kelas Ibu Hamil dan Suami Siaga, Wujud Sinergi untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Haikatapu

SUMBA TIMUR – UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur, bekerja sama dengan Puskesmas Tanaraing dan Bidan Desa, menggelar kegiatan Kelas Ibu Hamil dan Suami Siaga di Desa Haikatapu. Acara ini dihadiri oleh 11 ibu hamil dan 3 suami siaga, yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk meningkatkan pengetahuan seputar kehamilan dan persalinan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif kepada calon orang tua agar siap menghadapi proses kehamilan, persalinan, hingga pasca-melahirkan. Ibu Astantry Jama sebagai Area Manager UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur, menyampaikan pentingnya peran aktif keluarga dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. "Kelas ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Dengan adanya suami siaga, beban ibu hamil tidak hanya ditanggung sendiri, tetapi juga bersama-sama. Ini sangat penting untuk menciptakan generasi sehat dari keluarga yang sadar akan pentingnya kesehatan," ujar Ibu Astantry.
Materi yang disampaikan sangat beragam dan relevan dengan kebutuhan para peserta. Sebagai pemateri, Ibu Sarlita Anajawa, Bidan Puskesmas Tanaraing, dan Ibu Rambu Makambombu, Bidan Desa Haikatapu, menjelaskan berbagai topik penting, di antaranya:
-
Tanda-tanda persalinan dan kesiapan yang perlu dilakukan.
-
Inisiasi Menyusu Dini (IMD), manfaatnya, dan cara melakukannya dengan benar.
-
Perawatan nifas dan KB pasca melahirkan, termasuk pentingnya menjaga kesehatan ibu dan merencanakan kehamilan berikutnya.
-
Infeksi Menular Seksual (IMS), pencegahan, dan penanganan malaria pada ibu hamil.
Selain pemaparan materi, para bidan juga melakukan beberapa tindakan praktis. Vaksin TT diberikan kepada ibu hamil baru, dan tes malaria juga dilakukan untuk memastikan kesehatan mereka. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan interaktif, di mana para ibu hamil dan suami siaga berbagi keluhan serta mendapatkan solusi langsung dari para ahli.
Puncak acara adalah praktik senam ibu hamil. Para peserta terlihat ceria dan bersemangat mengikuti setiap gerakan yang dipandu, menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga kebugaran fisik selama masa kehamilan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Haikatapu akan pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat, sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat terus ditekan, dan tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera.



Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin